SMA PANGUDI LUHUR ST. YOHANES
SMA PL ST. Yohanes - Jln. S. Parman No. 3 Ketapang KalBar - Indonesia  Telp. (0534) 32864
Selasa, 11 Mei 2021  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


19.11.2009 14:02:59 2464x dibaca.
ARTIKEL
HARI SUMPAH PEMUDA DAN BULAN BAHASA

(28/10) Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa diperingati di SMA PL SANTO YOHANES pada hari Rabu, 28 Oktober 2009. Acara perdana OSIS ini yang keren abiess ini diawali dengan upacara bendera, upacara ini berjalan dengan lancar meskipun banyak juga yang masuk UKS karena mereka tidak tahan panas ataupun ada juga yang sakit.

Di pertengahan upacara bendera itu, bukan hanya siswa-siswi yang sakit tetapi kalau tidak salah ada salah satu guru yang tiba-tiba digotong ke ruang guru. Guru itu adalah Bu Desi (kalau tidak salah liat lho). Yah, namanya juga panas, mao gimana lagi, kalo udah gak kuat ya gitu de. Pembina upacara ini adalah Bruder Kepala Sekolah sendiri.


Di sela-sela upacara ini juri lomba Tertib Upacara secara diam-diam menilai peserta upacara di setiap kelas. Semuanya rapi dan gak kayak biasanya, mungkin karena ada lomba kelas. Makanya semua pada rapi, coba kalo gak lomba, nah lho!


Upacara dalam memperingati Sumpah Pemuda ini dilengkapi dengan mengucapkan Sumpah Pemuda oleh siswa dan siswi terpilih. Siswa siswi yang terpilih tersebut memakai pakaian adat. Mereka dipilih secara berpasangan. Baju adat yang digunakan diambil dari berbagai etnis diantaranya adalah baju adat Tionghua, Jawa, Batak, Dayak, dan lainnya.

Setelah selesai upacara, dilanjutkan lagi dengan tarian Etnis, tarian ini dilakukan secara berpasangan oleh 14 orang. Baju adat yang bermacam ragam semakin memperindah gerakan tari yang mereka lakukan. Para penari dengan anggun meliak-liukkan tubuhnya yang lemah gemulai. “Aku kira semua akan bubar setelah disuruh bubar, ternyata tidak, malahan ramai bergerombol dan rela berpanas-panasan demi liat tarian etnis kita”, ucap salah satu penari. Disini ada kejadian yang menarik perhatian para penonton. Ups! Tanpa sengaja ada kostum yang lepas waktu salah satu penarinya naik ke bahu penari lain, wah..semua siswa menjadi tertawa tapi itu juga menghibur sih. Durasi tarian yang masih panjang langsung disudahi. Padahal masih banyak gerakan menarik yang ingin diperlihatkan. Sayang seribu sayang! Tapi sukses koq, banyak yang suka.....hehe....^^

Setelah bubar dari barisan para siswa dipersilakan dulu beristirahat dengan dihibur oleh band yang mengisi acara. Band pertama itu adalah Row Row Band. Band ini hanya sebagai selingan agar para siswa gak BT ikutin acara ini. Yang menjadi pembawa acara adalah Sofia Yang dan Rayanto. Mereka juga sebagai pembawa acara sangat bersemangat. Sehabis band yang mengisi acara dilanjutkan lagi dengan dance yang dipimpin oleh Regina yang sebagai seniornya, sesudah selingan dance lomba dilanjutkan dengan puisi. Selain dancer yang dikoordinasi Regina, masih banyak lagi dancer yang mengisi seperti Wendy dkk, dan Silvia dengan adiknya (cuma berdua, The Sister ni). Hueh banyak juga peserta yang grogi karena akan naik ke panggung tapi mereka tetap merasa percaya diri berjuang. Puisi ini diselingi oleh band juga agar para penonton tidak bosan dengan acaranya.


Diruang lab Kimia bisa juga dibilang disulap menjadi salon karena di lab kimia dipakai untuk para peserta fashion show bersiap. Wes, sungguh bermacam ragam yang dipakai oleh peserta. Sampe2 ada yang rela merogoh kocek untuk menjahit satu pasang setelah baju lho. Yah, Tentunya dengan jumlah nominal yang gak sedikit. Peserta yang laki-laki memakai pakaian yang  sungguh keren bisa dibilang juga bukan karena pakaiannya tapi emank ganteng-ganteng semuanya. Dan yang peserta perempuan berpenampilan anggun dan cantik-cantik. Wah dalam fashion show ini sungguh banyak saingannya loh. Eh tidak lupa, setelah selesai diruang lab kimia kita kembali lagi ke panggung, panggung diisi dengan selingan tarian dayak . Wah sungguh mengesankan tarian mereka. Terus kembangkan!. Setelah selingan tarian dayak kini band lagi. Puisi yang tadi belum selesai kini dilanjutkan lagi, sungguh perasaan peserta sangat deg-degan menunggu giliran. Yang menjadi juri puisi adalah guru-guru Bahasa Indonesia antara lain seperti Bu Hera sebagai juri satu, Br. Wahyu sebagai juri dua, dan Pak Supardjo sebagai juri tiga. Juri menilai dengan serius dan sangat teliti. Usai lomba puisi diselingi lagi oleh dance dan band.


Kemudian lomba yang selanjutnya juga sudah tiba yaitu lomba story telling. Peserta pertama mungkin merasa grogi karena dilihat oleh orang banyak. Sampai pertengahan peserta lupa akan kalimat yang harus diucapkannya.sungguh sangat disayangkan. Untungnya peserta lain tidak lupa kalimatnya tapi mereka sungguh gemetaran karena hampir gilirannya. Agak lucu juga melihat mereka story telling sambil gemetar2 tapi itu memang wajar jika kita memang gak biasa bicara di depan umum. Juri-jurinya diambil dari guru aza, yang pasti ngajar dalam bahasa Inggris, kalo gak gimana ngerti apa yang diceritakan, secara geto... Juri dari story telling adalah guru-guru bahasa Inggris yaitu Bu Sotya dan Bu Kasih. Juri Story Telling hanya ada dua karena salah satu juri berhalangan hadir.


Wah ini dia, yang sangat ditunggu dan diidam-idamkan oleh para penonton atau seluruh siswa siswi SMA PL SANTO YOHANES, lomba Fashion Show. Wah..yang ini biarpun hari sudah siang tapi semua menjadi tidak lelah malah menjadi bersemangat. Penonton langsung berkumpul mengerumuni tepi panggung. Di lomba ini tiga juri yang menjadi penilai diperkenalkan oleh pembawa acara. Jurinya adalah Pak Lipo, Bu Desi, dan Bu Hera. Sebelum memulai fashion show, peserta melakukan  dulu  parade awal, dengan  gayanya. Peserta  pertamapun memulai lalu  dilanjutkan  lagi  dengan peserta selanjutnya. Peserta lomba ini lumayan banyak  juga loh. Peserta yang paling lama gayanya yaitu peserta nomor delapan wah sungguh paling banyak putarannya juga loh. Mereka berusaha agar juri tertarik  dengan gaya  serta baju yang dikenakannya. Sampe teriakan penonton pun bersorak karena mungkin terlalu lama kali ya. Waduh, tapi mereka tetep aja enjoy tuh di panggung.


Setelah sampai dengan nomor undian yang ke-10 maka dilanjutkan dengan selingan supaya tidak bosan melihatnya. Kemudian dilanjutkan kembali dengan nomor undian 11-21. Kemudian setelah semua selesai, diadakan parade akhir dari 1-21. Semua menampilkan gaya yang terakhir di depan juri.
Lomba Fashion Show pun berakhir dan saatnya untuk mengumumkan juara. Pengumuman juara diumumkan oleh Pak Supardjo. Semua pun menunggu dengan penasaran.(bel/rin)








^:^ : IP 3.236.231.61 : 2 ms   
SMA PANGUDI LUHUR ST. YOHANES
 © 2021  http://smaplketapang.pangudiluhur.org/